Warga Resah, Bantuan Perumahan di Wakatobi Tidak Selesai

WANGIWANGI – Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Wungka, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) hari ini dikeluhkan warga. Pasalnya, bantuan yang berjalan pada April dan ditargetkan akan berakhir pada Oktober 2017 lalu, hingga kini belum juga terealisasi dengan baik di Desa Wungka.

Salah satu warga Dusun Langgaha Baru, Desa Wungka, La Manggasa mengaku, saat ini rumahnya yang dibangun menggunakan BSPS, belum juga tuntas. Padahal ia sudah terlanjur membongkar gubuk miliknya, dengan harapan rumah barunya akan segera dibangun.

“Saya punya rumah belum selesai. Kata orang BSPS itu, bahannya habis dan belum tiba. Bantuan itu sejak bulan empat kemarin (2017, red), dan seharusnya di bulan sepuluh (November 2017, red) sudah selesai. Tapi ternyata tidak. Baru, saya sudah terlanjur bongkar rumahku kasihan,” terang La Manggasa, Kamis (11/1/2018).

Video Jendela Sepekan 6 September 2020

Manggasa juga menjelaskan segala kebutuhanya kepada Mediakendari.com.

“Kalau saya itu yang kurang adalah atap seng dan kayu,” akunya.

Senada dengan itu, Ketua Kelompok Dusun Langgaha, La Yai, membenarkan keluhan para anggotanya. Baginya, keterlambatan bahan bangunan ini sangat meresahkan.

“Iya, itu betul apa kata mereka. Banyak yang mengeluh juga sama saya, kebanyakan atap dan kayu. Mereka yang dari BSPS ini hanya bisa menjanjikan, tapi tak merasakan apa yang kami derita,” tutur La Yai di tempat yang sama.

Sementara Plt Kepala Desa Wungka, Sarudin menjelaskan, dirinya juga baru mengetahui kalau sebagian masyarakatnya yang mendapat BSPS ini belum menikmati rumah baru milik mereka.

Sarudin berharap, pihak perusahaan yang mendapatkan proyek tersebut segera mengambil langkah pasti. Sebab dirinya tak mau warganya tersisih dan terlantar karena tak memiliki rumah layak huni.

“Saya ini Plt baru di Desa ini. Jadi saya baru tau, ternyata ada sebagian masyarakat saya yang belum selesai bangunannya yang dari BSPS ini. Saya berharap, supaya mereka cepat tuntaskan pekerjaan ini. Kasihan mereka yang tinggal di gubuk-gubuk macam begitu,” katanya.

Reporter: Sahwan
Editor: Kardin