oleh

Tim Tipikor Polda Sultra Periksa Enam Pejabat Wakatobi

Wakatobi – Enam Pejabat di Kabupaten Wakatobi, dua hari ini dilidik tim Tipikor Polda Sultra atas dugaan penyelewengan dana Bantuan Operasional Penyelenggara (BOP) Paud pada tahun 2017 silam.

Informasi yang dihimpun tim Mediakendari.com, ke enam Pejabat tersebut adalah mantan Kadis Pendidikan La Ode Boa, Mantan Kadis Keuangan H Kamalu, Plt Dinas Keuangan Nur Bahtiar, Kadis Pendidikan Nur Saleh, Mantan Plt Dinas Pendidikan Jaemuna, dan mantan Kabid Paud La Sudi.

Salah satu pejabat yang enggan disebut namanya kepada Mediakendari.com di depan ruang riksa unit lll Tipikor Polres Wakatobi membenarkan pemeriksaan tersebut.

Penjabat yang diketahui sebagai mantan kepala dinas itu mengaku bahwa ia diperiksa sebagai saksi dugaan penyelewengan dana BOP PAUD.

“Iya saya diperiksa selama dua jam lebih sebagai saksi kasus BOP PAUD. Dan saya pun hanya menyampaikan apa yang saya tau,” ungkap pria berkacamata itu, Rabu (25/7/2018).

Pejabat itu juga mengaku, sebelumnya dirinya sempat ditawari oleh salah satu perusahaan untuk mengelola dana BOP PAUD. Akan tetapi ia menolak, sebab hal tersebut tidak sesuai dengan aturan Permendikbud No 4 tahun 2017.

“Saya menolak waktu itu, sebab tidak ada aturan yang menjelaskan bahwa dana BOP Paud itu bisa dikelola oleh pihak lain, terkecuali Kepala Sekolah satuan PAUD itu sendiri,” sambungnya.

Senada dengan Plt Kadis Keuangan, Nur Bahtiar, lewat via sms dirinya mengakui pemeriksaan yang dilakukan tim Tipikor Polda Sultra terhadapnya.

“Oh iya, tapi saya tidak bisa memberikan banyak konfirmasi.  Karena saat kejadian saya belum menjabat jadi tidak tau proses saat itu. Kalo kemarin saya hanya bersama pak Haji Kamalu,  kalo yg lain sy tdk tau,” ungkapnya, Rabu (25/7/2018).

Hal yang sama juga diakui oleh mantan Kepala Dinas Keuangan, H Kamalu. “Ooh maaf saya kemarin hanya memberikan keterangan,” singkatnya lewat via sms.

Kasat Reskrim Polres Wakatobi, IPTU Cucu Sutarwan saat dikonfirmasi diruang kerjanya membenarkan pemeriksaan tersebut.

“Iya ada pemeriksaan yang dilakukan oleh Polda,” singkatnya.

Hingga berita ini ditayangkan, tim tipikor dari Mapolda Sultra masih melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi dan belum bisa dimintai keterangan.


Reporter: Sahwan

Terkini