oleh

Kursi Roda Jemaah Haji Wakatobi Hilang, Maskapai Lion Air Harus Bertanggung Jawab

KENDARI – Haja Sitti Kiawati yang merupakan jemaah haji asal Wakatobi dari Kloter 21 (Dua Puluh Satu) yang sampai pukul 13:00, Rabu, (27/9) di Bandara Halu Oleo menggunakan maskapai Lion Air, Kehilangan sebuah Kursi Roda yang diketahuinya saat masih di bandara.

Hal tersebut seperti disampaikan oleh anak kandung Sitti Kiawati, Bambang Irawan, yang turut menjemput dari emberkasi Makssar ke Bandara Halu Oleo.

“Dari emberkasi Makassar, kursi roda tersebut digabungkan dengan barang bawaan ibu saya termasuk koper dan lain lainnya. Setelah kami tiba di Kendari barang yang lain kami ambil tetapi kursi roda tersebut sudah tidak ada,” ungkap Bambang saat ditemui di Pelabuhan Wanci, (27/9/2017).

Anak Kandung Hj Sitti Kiawati, Bambang Irawan
Pramuka

Bambang juga mengatakan, bahwa pihak maskapai Lion Air harus bertanggung jawab dengan kehilangan kursi roda tersebut.

“Akibatnya ibu saya menderita, karena setiap aktifitasnya harus kami pegang dan kakinya selalu merasa kesakitan dan pihak maskapai harus bertanggung jawab karena pada saat pembungkusan untuk masuk ke bagasi maskapai dan saya melihatnya sendiri,” tutur anak Sitti Kiawati.

Kehilangan kursi roda tersebut dibenarkan juga oleh suami Sitti Kiawati Kiawati, Haji Djiunu yang juga ikut bersama sama menunaikan Ibadah Haji.

“Betul kehilangan kursi roda istri saya ketika sampai dibandara Halu Oleo, barang tersebut tidak adalagi sementara barang yang lain masih ada,” ungkap Djiunu.

Untuk diketahui, bahwa kehilangan ini sudah dilaporkan kepada pihak bandara dan maskapai. Namun sampai berita ini diterbitkan, belum ada kejelasan terkait keberadaan Kursi Roda tersebut. Sementara, Bambang Irawan, Haji Djiunu dan Haja Sitti Kiawati telah melanjutkan perjalanan ke Wakatobi.

Liputan : Hendriansyah
Editor: Kardin

Terkini