oleh

Basarnas Berhasil Selamatkan Tiga Nelayan di Perairan Tomia

Reporter: Yus
Editor: Sardin.D

WAKATOBI – Pada pukul 09.25 wita Com Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari menerima informasi dari bapak Amirudin (Keluarga Korban) yang melaporkan bahwa pada pukul 08.00 wita telah terjadi kecelakaan Longboat.

Kecelakaan tersebut terjadi karna kapal mengalami mati mesin disekitar perairan karang Tomia Kabupaten Wakatobi dengan Person On Board (POB) tiga Orang, pada Selasa, 07 September 2021.

Baca Juga: Wakapolres Bombana Berganti

Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 09.45 wita Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju Lokasi kejadian Kecelakaan (LKK) dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk memberikan bantuan SAR dan Jarak tempuh LKK dgn pos SAR Wakatobi sekitar 18,8 NM.

Tampak evakuasi nelayan (Foto: Ist)

Kepala Kantor SAR Kendari, Aris Sofingi melalui humasnya Wahyudi mengungkapkan bahwa Pada pukul 10.55 wita, Tim Rescue Pos SAR Wakatobi berhasil menemukan longboat beserta 3 Orang POB kurang lebih 2,9 Nautical Mile / Mil Laut (NM) arah seberat barat dari perkiraan LKK. Selanjutnya 3 Orang POB tersebut dievakuasi menuju wanci dan tiba dipelabuhan marina wanci pada pukul 11.40 wita dalam keadaan selamat

“Dengan ditemukannya Longboat bersama 3 Orang POB, pada pukul 12.00 wita Ops SAR terhadap kecelakaan kapal yg mengalami mati mesin disekitar perairan karang Tomia Kabupaten Wakatobi dinyatakan selesai dan ditutup,”ungkapnya melalui via Wahtshap Selasa 07 September 2021.

Selanjutnya, Ia juga menjelaskan kronologis kejadian bahwa Pada tanggal 5 September 2021 pukul 15.00 wita 3 Orang korban berangkat dari Wanci dengan menggunakan longboat pergi melaut untuk memanah ikan disekitar karang tomia.

Baca Juga: Webinar JAGA: KPK Kawal Bantuan Usaha Mikro di Masa Pandemi

“Pada tanggal 7 September 2021 pada saat korban kembali dari karang Tomia menuju Wanci sekitar pukul 08.00 wita, longboat yg ditumpangi mengalami kendala dimana pipa minyaknya pecah sehingga menyebabkan mesin mati,” terangnya.

Diketahui adapun data ketiga korban tersebut yaitu

La Ifu (33), La Masidi(32) dan La Mepa (35).

Terkini