oleh

Anggota DPRD Wakatobi Sambangi Korban Kebakaran Pasar

WAKATOBI -Kebakaran yang menimpa pasar sentral wangi-wangi Selatan (Wangsel), Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Senin (1/10/2018) malam kemarin cukup mengundang perhatian serius dari berbagai kalangan. Salah satunya dari Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) setempat. Dua anggota legistif yakni Moane Sabara bersama Sudirman A Hamid langsung turun meyambangi para pedangan korban kebakaran yang masih larut dalam duka yang cukup mendalam itu.

Kehadiran anggota DPRD Wakatobi, pada Rabu (3/10/2018) untuk mendengarkan aspirasi korban kebakaran pasar sentral.

“Kunjungan kami ke sini atas dasar inisiatif DPRD. Setelah berkoordinasi dengan ketua, kami disuruh turun untuk mendengarkan aspirasi masyarakat yang kena musibah kebakaran sekaligus menyampaikan keprihatinan kami kepada masyarakat yang kehilangan tempat bekerja dan mata pencariannya,” ujar La Moane Sabara.

Dalam kegiatan itu, warga menyampaikan aspirasinya meminta agar pasar tersebut segera difungsikan kembali meskipun dalam keadaan darurat, mengingat pasar itu merupakan satu-satunya tumpuan perekonomian para pedagang. “Dari aspirasi kami dapatkan, tentu akan menjadi bahan pemikiran kami, yang selanjutnya akan dikonsultasikan dengan pemerintah setempat. Agar secepatnya segera mengatasi kesulitan warga yang mendapat musibah kebakaran ini. Sehingga pasar segera difungsikan agar perekonomian masyarakat di daerah itu tidak lumpuh,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Sudirman A Hamid menyampaikan, agar pihak kepolisian segera mengambil langkah cepat dalam melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kebakaran.

“Ini masalah kita semua, sehingga kita berharap respon dari semua elemen yang ada, agar bisa bergerak dengan cepat. Utamanya pihak Kepolisian untuk segera melakukan investigasi agar masyarakat tahu apa yang mengakibatkan terjadinya kebakaran ini,” ungkapnya

Sudirman A Hamid menambahkan, pihaknya berharap agar Pemerintah Daerah (Pemda) setempat agar secepatnya mengambil langkah darurat untuk mengantisipasi persoalan ini dan membicarakannya dengan DPRD, sehingga aktifitas jual-beli di pasar itu bisa normal kembali.(b)


Reporter : Syaiful


Terkini